Zhifa
A passionate young soon-to-be medical doctor with interest in writing and #HealthForAll

Selamat Hari Puisi Nasional!

Selamat Hari Puisi Nasional kepada semua pembaca yang telah, sedang, dan akan selalu jatuh cinta dengan puisi, bait-bait indah, emosional, dan dalam, yang hampir selalu bisa mengisi duka dan suka di hati. Semoga kita semua bisa selalu menulis untuk merasakan, untuk mengikhlaskan, untuk melawan, untuk memerdekakan, untuk mengalahkan, untuk memperjuangkan, perasaan, hak, kewajiban dan keinginan-keinginan kita. 


Puisi kesukaan saya, karya Sapardi Djoko Damono, dalam bukunya Hujan Bulan Juni. Buku kumpulan puisi fenomenal dari penulis yang lebih fenomenal. Saya bersyukur bisa memiliki buku dan novel dengan judul yang sama ini. Rasanya sebuah kehormatan tersendiri bisa membaca karya-karya Sapardi Djoko Damono.



Oleh penulis asal Maluku, Weslly Johannes, dalam bukunya yang dibuat bersama Theoresia Rumthe yang berjudul Tempat Paling Liar di Muka Bumi. Perkara berbalas-balasan jatuh cinta, buku ini jagonya!



Aan Mansyur, penulis asal Makassar dalam bukunya yang berjudul Tidak Ada New York Hari Ini, yang bahkan cuitannya di twitter ingin saya baca berulang-ulang kali, seperti semua karya-karyanya yang saya miliki.



Oleh Joko Pinurbo, dalam buku kumpulan puisinya yang berjudul Malam Ini Aku Akan Tidur di Matamu. Buku yang telah saya baca bulak-balik, dari depan ke belakang, belakang ke depan... kesukaan saya sepanjang waktu.

Comments